disela-sela kesibukan gue ngerjain tugas akhir gue (yak, tugas akhir, it's been 4 weeks since i working my final project), gue pengen posting sesuatu yang sebenarnya udah lama stuck in my mind and my heart *ceileh
it's all about "jodoh" ato kata orang "soulmate"
gue baca di blog ini kalo konsep jodoh menurut Islam tuh bagian dari konsep TAKDIR, dimana kita gak pernah tau apa yang bakalan terjadi besok.. jadi jodoh is what meant to be, yang memang udah digariskan Tuhan buat kita..
so how we know that he/she is our soulmate? (this is my first question to the world)
katanya buat tau kalo dia jodoh kita, ya kita harus lihat dengan sebaik-baiknya.. karena kita diberi mata buat melihat, telinga buat mendengar, dan hati buat merasa.. lebih lengkapnya baca disini aja :)
here's my second question, kalo emang mereka pada akhirnya menikah, is that mean they're meant to be together?
if they were meant to be together, congratulations you found each other (because everybody keep sayin' that soulmate won't run anywhere, they always find each other)
so how about people who have been together for years, then they have to decided to break-up or we used to say "divorce".. how about that? is that mean they're not soulmate? so where is his/her "real" soulmate?
after several minutes searching on google, i found this website that explain about all my question to the world..
"Lalu jika orang bercerai, maka berarti ia belum bertemu jodohnya?
Jawabannya iya, benar pasangan yang bercerai berarti tidak berjodoh. Dahulu mereka menikah bukan dengan jodoh yang sebenarnya. Mungkin mereka telah berusaha mencari jodoh masing-masing, tetapi karena berbagai faktor bisa saja mereka salah dalam memilih jodoh. Tugas mereka adalah menemukan jodoh yang sebenarnya, sehingga pernikahan selanjutnya dapat berlangsung langgeng."
Lalu jika ada orang yang sampai matinya tidak menikah padahal ia ingin sekali untuk menikah, maka hal itu berarti Allah mentakdirkannya untuk menemukan jodohnya di akhirat, bukan di dunia.
Jika ada orang yang terlambat mendapatkan jodoh. Misalnya sampai dengan umur 40 tahun belum menikah, belum tentu ia tidak mempunyai jodoh. Bisa jadi jodoh akan datang di masa mendatang (ia akan menikah di masa mendatang). Atau bisa juga karena ia sendiri menolak untuk menikah (menemukan jodohnya), yang berarti ia merubah takdirnya dengan takdir yang lain. Hal ini bisa terjadi tentu saja atas izin Allah SWT.gue jadi ngerti skarang.. berarti mereka yang gak ditakdirkan bersama, ya pada akhirnya juga bakalan berpisah.. so when people sayin', "jodoh kita lagi sama orang lain.." that's kinda true hahaha :))
after reading the first blog about figuring out your soulmate, i'm just hope that my boyfriend is my "jodoh"
is that too much to ask, God? ;;)
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (QS. 2 : 216)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar